Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2018

Jiwa-jiwa Yang Sakit - 2

Ngabuburit sambil cari-cari jajanan buat buka puasa ramadan itu sungguh mengasyikkan. Penganan masa kecil, nostalgia, yang langka, yang unik seringkali muncul di saat bulan puasa. Aneka ragam makanan minuman mulai dari yang ringan hingga yang berat dijajakan di pinggir jalan atau di lokasi-lokasi tertentu di tiap kota. Bahkan di beberapa tempat bukan hanya kuliner yang dijual, fashion, asesoris, gadget, agen motor mobil ikut meramaikan dagangan jelang buka puasa, seru, ramai, semua merasakan kebahagian berkah ramadan hehehe. Yaa begitulah keunikan negeri ini di saat bulan puasa tiba. Semua bahagia. Berdagang adalah profesi yang mulia dalam Islam. Buktinya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam sendiri adalah pedagang dan beliau memuji serta mendoakan para pedagang yang jujur. Melihat banyaknya aktivitas perdagangan terutama usaha-usaha kecil menunjukkan bahwa ekonomi di daerah tersebut hidup. Kita jangan melulu melihat berapa keuntungan yang didapat mereka, apakah cukup buat hidup ap...

Jiwa-jiwa Yang Sakit - 1

Dalam berteman yang namanya senda gurau, bercanda, berantem itu adalah hal biasa. Sering kita ledek-ledekan, tersinggung, marah, trus besoknya baikan lagi. Itu hal lumrah. Berantem sampai ngeselin sekalipun, bahkan sampai maki-maki lalu beberapa lama kemudian baikan lagi, juga hal biasa. Begitulah berteman, baik di lingkungan keluarga, tetangga, sekolah, kampus, bahkan kantor. Kita pasti mengalami hal demikian. Sering kita terbawa emosi, tidak bisa menjaga perasaan, kita menyakiti perasaan teman atau saudara kita, atau memang teman kita itu baperan, mudah tersinggung, gampang merajuk, lalu marah. Namun beberapa waktu kemudian baikan lagi, bercanda lagi, kompak lagi. Namun dari sebegitu banyak kisah pertemanan, ada orang-orang yang berprilaku aneh. Beberapa orang ini punya sifat yang senang membuat susah orang lain. Jika Anita berteman dengan Tesi dan Rubi seperti orang kebanyakan. Namun Anita ntah dengan alasan apa, selalu menyusahkan Tesi. Kisah-kisah seperti bawang putih bawang mer...

Jangan Lupa Bahagia

Lupa? Bahagia bisa lupa ya? Ternyata bisa lho.. Mosok sehhh.. Iya karena tekanan. Tekanan opo toh.. Tekanan jiwa. Tekanan jiwa yang disebabkan oleh beban kerja, lingkungan yang ga kondusif, baik lingkungan kerja, lingkungan bertetangga atau lingkungan keluarga. Sehingga menjalani hidup itu terasa berat sekali dan selalu dituntut oleh target-target, pengen tampak sempurna, jaim, pengen dipuja, disisi lain menjadi beban berat untuk menggapainya. Bahagia itu Sedehana Anda bisa menarik bibir anda ke kiri dan kanan alias tersenyum itu sudah merupakan bagian dari bahagia. Gak terpaksa. Lepas. Dan berasal dari dalam jiwa anda merasakan sesuatu yang bisa bikin anda tersenyum itu. Jadi kalau ada istilah "Bahagia itu Sederhana" ya emang benar. Masalahnya yang sederhana itu pun seringkali sulit kita dapatkan. Alih-alih mau memberi surprise pada atasan anda, tapi karena kusutnya pikiran atasan anda, anda malah dapat respon yang jutek, nyebelin, nyakitin hati, alih-alih mau berbagi ...