Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Jiwa yang Sakit

Jiwa-jiwa Yang Sakit - 2

Ngabuburit sambil cari-cari jajanan buat buka puasa ramadan itu sungguh mengasyikkan. Penganan masa kecil, nostalgia, yang langka, yang unik seringkali muncul di saat bulan puasa. Aneka ragam makanan minuman mulai dari yang ringan hingga yang berat dijajakan di pinggir jalan atau di lokasi-lokasi tertentu di tiap kota. Bahkan di beberapa tempat bukan hanya kuliner yang dijual, fashion, asesoris, gadget, agen motor mobil ikut meramaikan dagangan jelang buka puasa, seru, ramai, semua merasakan kebahagian berkah ramadan hehehe. Yaa begitulah keunikan negeri ini di saat bulan puasa tiba. Semua bahagia. Berdagang adalah profesi yang mulia dalam Islam. Buktinya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam sendiri adalah pedagang dan beliau memuji serta mendoakan para pedagang yang jujur. Melihat banyaknya aktivitas perdagangan terutama usaha-usaha kecil menunjukkan bahwa ekonomi di daerah tersebut hidup. Kita jangan melulu melihat berapa keuntungan yang didapat mereka, apakah cukup buat hidup ap...

Jiwa-jiwa Yang Sakit - 1

Dalam berteman yang namanya senda gurau, bercanda, berantem itu adalah hal biasa. Sering kita ledek-ledekan, tersinggung, marah, trus besoknya baikan lagi. Itu hal lumrah. Berantem sampai ngeselin sekalipun, bahkan sampai maki-maki lalu beberapa lama kemudian baikan lagi, juga hal biasa. Begitulah berteman, baik di lingkungan keluarga, tetangga, sekolah, kampus, bahkan kantor. Kita pasti mengalami hal demikian. Sering kita terbawa emosi, tidak bisa menjaga perasaan, kita menyakiti perasaan teman atau saudara kita, atau memang teman kita itu baperan, mudah tersinggung, gampang merajuk, lalu marah. Namun beberapa waktu kemudian baikan lagi, bercanda lagi, kompak lagi. Namun dari sebegitu banyak kisah pertemanan, ada orang-orang yang berprilaku aneh. Beberapa orang ini punya sifat yang senang membuat susah orang lain. Jika Anita berteman dengan Tesi dan Rubi seperti orang kebanyakan. Namun Anita ntah dengan alasan apa, selalu menyusahkan Tesi. Kisah-kisah seperti bawang putih bawang mer...