Skip to main content

KITAB ADAB DAN KESOPANAN (81-90)

Kitab Adab dan Kesopanan
Hadits ke-81
Dari 'Aisyah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Orang yang paling dibenci Allah ialah pembantah yang mencari-cari alasan untuk memenangkan pendapatnya." Riwayat Muslim.

Hadits ke-82
Dari Ibnu Mas'ud Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Hendaklah kalian selalu melakukan kebenaran, karena kebenaran akan menuntun kepada kebaikan, dan kebaikan itu menuntun ke surga. Jika seseorang selalu berbuat benar dan bersungguh dengan kebenaran, ia akan ditulis di sisi Allah sebagai orang yang sangat benar. Jauhkanlah dirimu dari bohong, karena bohong akan menuntun kepada kedurhakaan, dan durhaka itu menuntun ke neraka. Jika seseorang selalu bohong dan bersungguh-sungguh dengan kebohongan, ia akan ditulis di sisi Allah sebagai orang yang sangat pembohong." Muttafaq Alaihi.

Hadits ke-83
Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Jauhkanlah dirimu dari prasangka buruk, karena sesungguhnya prasangka itu adalah perkataan yang paling bohong." Muttafaq Alaihi.

Hadits ke-84
Dari Abu Said al-Khudry Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Jauhkanlah dirimu untuk suka duduk di jalan-jalan." Mereka berkata: Wahai Rasulullah, itu hanyalah bagian dari tempat duduk kami, di mana kami biasa berbincang-bincang di sana. Beliau menjawab: "Jika kalian menolak (nasehat ini), maka berilah jalan kepada haknya." Mereka bertanya: Apakah haknya?. Beliau bersabda: "Menundukkan pandangan, tidak mengganggu, menjawab salam, menyuruh kepada kebaikan, dan melarang kemungkaran." Muttafaq Alaihi.

Hadits ke-85
Dari Muawiyah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Barangsiapa yang dikehendaki kebaikan oleh Allah, ia akan diberi pemahaman tentang agama." Muttafaq Alaihi.

Hadits ke-86
Dari Abu Darda' Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Tidak ada suatu amal perbuatan pun dalam timbangan yang lebih baik daripada akhlak yang baik." Riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi. Hadits shahih menurut Tirmidzi.

Hadits ke-87
Dari Ibnu Umar Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Malu adalah sebagian dari iman." Muttafaq Alaihi.

Hadits ke-88
Dari Ibnu Mas'ud Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Di antara nasehat yang di dapat orang-orang dari sabda nabi-nabi terdahulu ialah: Jika engkau tidak malu, berbuatlah sekehendakmu." Riwayat Bukhari.

Hadits ke-89
Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Orang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada orang mukmin yang lemah, dan masing-masing mempunyai kebaikan. Gemarlah kepada hal-hal yang berguna bagimu. Mintalah pertolongan kepada Allah dan janganlah menjadi lemah. Jika engkau ditimpa sesuatu, jangan berkata: Seandainya aku berbuat begini, maka akan begini dan begitu. Tetapi katakanlah: Allah telah mentakdirkan dan terserah Allah dengan apa yang Dia perbuat. Sebab kata-kata seandainya membuat pekerjaan setan." Riwayat Muslim.

Hadits ke-90
Dari Iyadl Ibnu Himar Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Sesungguhnya Allah telah mewahyukan kepadaku agar kalian merendahkan diri, sehingga tidak ada seorang pun menganiaya orang lain dan tidak ada yang bersikap sombong terhadap orang lain." Riwayat Muslim.

Comments

Popular posts from this blog

KITAB ADAB DAN KESOPANAN (31-40)

Kitab Adab dan Kesopanan Hadits ke-31 Nu'man Ibnu Basyir Radliyallaahu 'anhu berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda -dan Nu'man memasukkan dia jarinya ke dalam kedua telinganya-: "Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram pun jelas, dan di antara keduanya ada hal-hal yang syubhat yang tidak diketahui oleh kebanyakan manusia. Barangsiapa menjauhinya, maka ia telah membersihkan agamanya dan kehormatannya dan barangsiapa memasuki syubhat , ia telah memasuki keharaman, seperti halnya penggembala yang menggembala di sekitar batas (tanahnya), tidak lama ia akan jatuh ke dalamnya. Ingatlah bahwa setiap kepemilikan ada batasnya, dan ingatlah bahwa batas Allah ialah larangan-larangan-Nya. Ketahuilah bahwa di dalam tubuh ada segumpal daging, jika ia baik seluruh tubuh akan baik jika ia rusak seluruh tubuh akan rusak. Ketahuilah dialah hati." Muttafaq Alaihi.  Hadits ke-32 Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'a...

Memaknai Toleransi

Sekitar tahun 2010an, ketika masih di Kemenko Perekonomian, kami kebagian tugas melakukan pengawasan penyaluran Kredit Usaha Rakyat di Sulawesi Utara. Kami pun mendatangi Bank BRI dan BSM di Manado. Ketika ngobrol sama Pimpinan Cabang BSM disana banyak hal yang diluar dugaan kami, yang kalau dibawa ke urusan SARA khususnya Agama dan Suku, kita akan terkejut akan hasilnya. Ternyata penyaluran KUR BSM saat itu cukup baik dan respon dari masyarakat Manado yang mayoritas Kristen itu sangat tinggi. Dengan model bagi hasil karena BSM bersifat syariah, ternyata tidak menjadi masalah bagi masyarakat sana untuk mengambil pembiayaan alias kredit istilah bank konvensionalnya. Dari sisi Agama dan Sukunya pun yaa memang dari Agama Kristen dan Suku asli sana, jadi bukan yang seperti kita bayangkan pasti debitur KUR nya muslim dan bukan orang manado, bukan saudara-saudara. Yang mengambil kredit atau pembiayaan dari KUR BSM Manado ya asli orang Manado yang notabene Kristen. Jadi menurut Pimcab BSM san...

BPJS Niatkan Sedekah Aja

Whaattt?? Gile lu ndro.. !! Yaa demikian lah polemik yang berkembang akhir-akhir ini kita dengar bahwa iuran BPJS diusulkan naik sekitar 2x lipat. Berita yang sebelum-sebelumnya kita ikuti bahwa BPJS mengalami kerugian mencapai 16,5 triliun rupiah di tahun 2018. Untuk menutupi defisit ini, Menteri Keuangan mengusulkan untuk menaikkan iuran. DPR sepertinya menyetujui kenaikan tersebut untuk kelas I dan II tapi tidak untuk kelas III. Kita lihat nanti bagaimana penyelesaian BPJS yang terus merugi tersebut. Kita selama ini taunya hanya mengeluh dan mengeluh saja tentang bagaimana buruknya pelayanan BPJS. Tidak dilayani, tidak dianggap, dianaktirikan oleh layanan kesehatan yaitu puskesmas dan rumah sakit. Sebenarnya ini masalahnya, masyarakat tau gak sih, paham ga sih, ini masalah layanan kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit atau BPJSnya? BPJS itu kan asuransi jaminan kesehatan. Artinya kita mengasuransikan diri kita (walaupun secara paksa) untuk mendapatkan layanan kesehatan. Sama...