Skip to main content

HOMOSEKS, jiwa2 yg sakit

Bingung juga ya melihat berita akhir2 ini pelaku2 penyimpangan seks itu ternyata orang2 yg sudah berkeluarga bahkan punya anak. Kok bisa ya???
Kemana berita2, kasus2 itu saat ini. Ya lupakanlah, karena berita lagi rame dengan Ahok. Memang masyarakat kita gampang lupanya

Tetapi saya masih suka mengangkat masalah penyakit ini. mengapa homoseks (saya ga suka sebut LGBT, pengistilahan semakin bikin mereka eksis) itu merupakan penyakit jiwa yg bisa menular.

Musdalifah bercerai dgn Nasar, sudah punya anak. Nasar punya acara menjijikkan bareng dgn Ipul, Duo Pedang. Ada kecenderungan Nasar terjangkit dan menularkan ke Ipul. Acara D'Terong ada Igun yg dulu pernah pacaran dgn Rosa. Rina Nose menolak cinta Ipul. Inbek pun dilaporkan karena kasus pelecehan sejenis.

Cewek normal sejatinya hatinya tahu mana cowok tulen mana yg menyimpang. Mereka secara lelaki bisa menikah dan punya keturunan tapi karena penyakit mereka punya hasrat keinginan juga menyukai sesama.

Ada kecenderungan jika Anda seorang istri punya suami, apalagi yg melambai, pernah meminta Anda, atau menyukai berhubungan intim (MAAF banget nih) lewat belakang alias dubur, diluar alasan fantasi dan variasi, sejatinya itu sebenarnya sudah merupakan ciri2 penyimpangan kejiwaan mereka. Anda harus curiga dgn prilaku suami Anda, tanyakan alasannya, mengapa dia menyukainya. Atau saat melakukannya Anda disuruh berpakaian seperti cowok, pakai kumis2an, baju polisi, atau kemejanya, atau celana panjangnya bukan lingerie atau umumnya cewek sexy, seharusnyalah Anda curiga dgn perangai suami Anda. Memang urusan kamar urusan privasi, tapi Anda ga mau kaget kan ternyata suami Anda biseks seperti Ipul Nasar dan Inbek.

Begitulah prilaku mereka yg memang berusaha untuk eksis dan memaksa pengakuan prilakunya. Waktu awal kos di Jakarta, saya sudah berinteraksi dgn prilaku seperti ini. Si mas yg pedagang batik pekalongan ini menanyakan ke saya bagaimana dgn prilaku Kyai pesantren yg menciuminya dan teman2 santri lainnya saat mereka di pesantren dulu. Waah kyainya sakit jiwa tuh mas, harus segera bertobat.

Mereka ini lebih2 dari kaum normal cinta kasih dan bencinya. Jika mereka diselingkuhi lihatnya Mirna, jessica tanpa beban menghabisi nyawanya. Prinsipnya gw ga dapet, lu (suami mirna) juga ga dapet, impas.

Lebih2 lagi kalo mereka punya jabatan, waahh bisa habis kita seperti Dosen Legend itu yg bisa memberikan nilai buruk atau bahkan tidak meluluskan mahasiswa yg menolaknya, semoga beliau sudah tobat, atau pejabat yg memutasikan stafnya, untung beliau sudah pensiun

Homo ini ga melihat agama, mau dia haji, rajin tahajud baca Al Quran, pastur sekalipun yaah namanya penyakit bisa kambuh kapan saja. Apalagi karena tuntutan ekonomi, OB sekalipun banting stir jd budak homoseks

Semoga ini menjadi masalah serius bagi kita semua.
Saling menjaga keluarga besar kita
Dan memberikan konseling yg benar bagi Homoseks
Dimana ada kemauan, Alloh pasti beri jalan keluar

Comments

Popular posts from this blog

Guru Corona

Corona mengajariku: Untuk Hidup Sehat , selalu mencuci tangan dengan sabun, bersih-bersih badan, mandi, kalau habis dari luar rumah, apalagi kalau punya bayi, tidak langsung cium, gendong, harus bersih-bersih dulu Untuk Disiplin , untuk bersih memang harus disiplin, karena lengah sedikit, corona pun hadir dan penyakit lain pun datang. Disiplin memang berat tapi semua yang menjalani kegiatan dengan disiplin, apakah itu diet, olah raga, belajar, berlatih pasti membuahkan hasil memuaskan Untuk Tetap Yakin Pada Tuhan . Ilmu Tauhid memang ilmu sulit, menyangkut keyakinan. Tetapi yang perlu dipahami adalah bagaimana seseorang untuk hal-hal negatif, tidak bermanfaat, merugikan bisa begitu yakinnya sedangkan kepada Tuhannya, Allah swt ia tidak yakin, ragu bahkan meninggalkan Nya. Kita lebih percaya judi, pelet, investasi bodong dari pada seruan Tuhan untuk tetap beribadah, istiqamah bersedekah dan seruan kebaikan lainnya Untuk Menjaga Kebersihan . Kebersihan apa saja. Kebersihan diri, ...

KITAB ADAB DAN KESOPANAN (31-40)

Kitab Adab dan Kesopanan Hadits ke-31 Nu'man Ibnu Basyir Radliyallaahu 'anhu berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda -dan Nu'man memasukkan dia jarinya ke dalam kedua telinganya-: "Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram pun jelas, dan di antara keduanya ada hal-hal yang syubhat yang tidak diketahui oleh kebanyakan manusia. Barangsiapa menjauhinya, maka ia telah membersihkan agamanya dan kehormatannya dan barangsiapa memasuki syubhat , ia telah memasuki keharaman, seperti halnya penggembala yang menggembala di sekitar batas (tanahnya), tidak lama ia akan jatuh ke dalamnya. Ingatlah bahwa setiap kepemilikan ada batasnya, dan ingatlah bahwa batas Allah ialah larangan-larangan-Nya. Ketahuilah bahwa di dalam tubuh ada segumpal daging, jika ia baik seluruh tubuh akan baik jika ia rusak seluruh tubuh akan rusak. Ketahuilah dialah hati." Muttafaq Alaihi.  Hadits ke-32 Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'a...

KITAB ADAB DAN KESOPANAN (91-100)

Kitab Adab dan Kesopanan Hadits ke-91 Dari Abu Darda' Radliyallaahu 'anhu bahwa Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Barangsiapa membela kehormatan saudaranya tanpa sepengetahuannya, Allah akan menjaga dirinya dari api neraka pada hari kiamat." Hadits hasah riwayat Tirmidzi. Hadits ke-92 Ada hadits serupa riwayat Ahmad dari Asma' Binti Yazid. Hadits ke-93 Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Suatu sedekah tidak akan mengurangi harta, Allah tidak akan menambah kepada seorang hamba yang suka memberi maaf kecuali kemuliaan, dan seseorang tidak merendahkan diri karena Allah kecuali Allah mengangkat orang tersebut." Riwayat Muslim. Hadits ke-94 Dari Abdullah Ibnu Salam bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Wahai manusia, sebarkanlah ucapan salam, hubungkanlah tali kekerabatan, berilah makanan, dan sholatlah pada waktu malam ke...